• Tue. Mar 2nd, 2021

Ini Penyebab Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda

Ini Penyebab Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda

Ini Penyebab Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda – Mungkin tetap banyak orang yang beranggap stroke sebagai penyakit orang lanjut usia. Namun, faktanya sejalan berjalannya waktu, stroke tak lagi sama juga sebagai penyakit lansia tapi termasuk jadi dialami oleh orang-orang muda. “Usia muda bukan jaminan tidak dapat mengalami stroke.” Demikian diungkapkan oleh Dokter Spesialis Saraf, Herianto, dalam webinar dengan Eka Hospital BSD, Sabtu (31/10/2020). Dr. Heri memaparkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Kementerian Kesehatan 2013 bahwa prevalensi stroke nasional untuk group usia muda adalah 6,4 pasien per 1.000 masyarakat (35-44 tahun), 3,9 pasien per 1.000 masyarakat (25-34 tahun) dan 2,6 pasien per 1.000 masyarakat (15-24 tahun). Namun, aspek risiko stroke pada group pasien yang amat muda ternyata cukup berlainan dengan aspek risiko stroke pada usia dewasa atau usia lanjut. Pada usia muda, mesti dipertimbangkan kemungkinan ada aspek risiko kelainan bawaan, apakah kelainan pembuluh darah seperti malformasi vaskuler atau aneurisma, atau ada problem kegunaan pembekuan darah. “Kelainan-kelainan bawaan inilah yang kemungkinan mesti kami evaluasi,” ucapnya. Namun, aspek risiko stroke pada usia yang lebih dewasa dapat terkait dengan perilaku. Dr. Heri mencontohkan sebagian keadaan stroke yang dipicu oleh ada peradangan pembuluh darah, kalau akibat pemanfaatan narkoba.

Ini Penyebab Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda

Ini Penyebab Stroke Juga Bisa Terjadi di Usia Muda

“Terutama untuk remaja dan dewasa muda. Itu yang mesti diwaspadai,” katanya.

vigrxpillsdirect – Mencegah stroke Asosiasi Jantung Amerika mengeluarkan petunjuk mengenai delapan cara pencegahan penyakit jantung dan stroke yang dapat kami terapkan. Ingatlah bahwa sebagian besar kasus stroke dapat dicegah dengan perubahan pola hidup menjadi lebih sehat. Delapan cara tersebut, di antaranya: 1. Mengenali risiko Penting untuk melaksanakan medical check up (MCU) secara berkala. Lima hal yang paling perlu untuk diperiksakan adalah tekanan darah, persentase gula darah, persentase lemak, lingkar perut, dan Indeks Massa Tubuh (BMI). Beberapa keadaan seperti merokok, punya penyakit ginjal dan riwayat keluarga dapat meningkatkan risiko. Namun, aspek risiko dapat dikendalikan melalui type hidup sehat. “Kalau punya aspek risiko stroke jangan khawatir, tapi mesti mengupayakan mengontrol aspek risiko itu,” kata dr. Heri. 2. Menerapkan pola makan sehat Batasi mengonsumsi karbohidrat dan lemak, perbanyak makan serat dan makan dalam porsi moderat. Hindari minum minuman manis dan gula tambahan serta kurangi mengonsumsi makanan olahan tinggi garam dan lemak trans. 3. Aktif secara fisik Aktivitas fisik dapat turunkan risiko stroke sampai 30 persen.

Bagi anda yang suka bermain game online silahkan kunjungi link berikut : Bandar Judi Bola

ekomendasinya adalah 150 menit kesibukan fisik moderat, yang dapat dibagi menjadi sebagian hari. Aktivitas moderat dapat berbentuk jalan pagi, lari, bersepeda, berenang, dan kesibukan aerobik lainnya, yang digabung dengan latihan kekuatan. 4. Menjaga berat badan Hindari berat badan berlebih dan jaga berat badan selamanya dalam koridor BMI ideal. Menurunkan berat badan dapat dilakukan dengan cara kurangi asupan kalori dan lebih banyak bergerak. 5. Berhenti merokok Merokok dapat menyebabkan beraneka kasus kesegaran dengan menahan aliran darah ke otak, dan menyumbang pembentukan gumpalan pada pembuluh darah. Salah satu atau keduanya meningkatkan kemungkinan munculnya serangan stroke. Berhenti merokok bukanlah hal mudah. Oleh sebab itu, carilah bantuan profesional untuk membantumu berhenti merokok. 6. Mengelola keadaan kesegaran Segera hubungi profesional medis kecuali anda punya keadaan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, atau keadaan lainnya yang meningkatkan risiko stroke. Kondisi-kondisi berikut pada umumnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. 7. Konsumsi obat sesuai petunjuk dokter Dokter kemungkinan dapat meresepkan obat untuk melindungi supaya gula darah, kolesterol dan tekanan darah selamanya terkontrol. Konsumsilah sesuai dengan petunjuk dokter. 8. Mencari bantuan Profesional medis dapat membantumu menyebabkan perencanaan untuk menahan terjadinya serangan stroke. Jangan curiga untuk menanyakan kecuali punya sesuatu untuk ditanyakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *